Keamanan
Dirancang untuk memegang uang sungguhan.
Perlindungan berlapis di sisi sistem, ditambah panduan singkat agar Anda mengenali modus penipuan paling umum.
Buku besar berpasangan
Setiap rupiah dicatat dua sisi (debit & kredit). Saldo dihitung dari jurnal, tidak pernah diedit manual, dan direkonsiliasi dengan saldo payment gateway setiap hari.
PIN untuk uang keluar
Melepas dana butuh PIN transaksi. Mencairkan dan mengubah rekening butuh password dan PIN, ditambah kode 2FA bila Anda mengaktifkannya.
Tujuan pencairan terkunci
Rekening bank dicek atas nama pemilik akun sebelum setiap pencairan. Nomor e-wallet hanya bisa diganti sebulan sekali, jadi dana tidak bisa dibelokkan diam-diam.
Jeda 72 jam setelah ganti rekening
Ganti rekening menonaktifkan pencairan otomatis 72 jam dan mengirim email berisi tombol “Bukan saya” untuk membekukan akun seketika.
Audit log tak bisa diubah
Setiap aksi penting tercatat dalam rantai hash. Perubahan satu baris saja akan terdeteksi.
Data sensitif terenkripsi
Data identitas dan nomor rekening dienkripsi AES-256. Dokumen disimpan privat dan hanya dapat dibuka petugas berwenang lewat tautan 5 menit.
Panduan aman bertransaksi
Kenali 5 modus penipuan paling umum.
Baca sekali, ingat seterusnya. Hampir semua penipuan rekber berawal dari salah satu modus di bawah ini.
1. Admin palsu minta OTP / PIN
Tim RekberInstan TIDAK PERNAH meminta password, PIN, atau kode OTP, baik lewat chat, telepon, maupun email.
2. Link “rekber” tiruan
Penipu membuat situs mirip rekber. Pastikan alamat di browser benar sebelum membayar.
3. Ajakan transfer langsung
“Transfer langsung saja biar tidak kena fee” adalah modus paling umum. Dana di luar platform tidak terlindungi.
4. Bukti transfer palsu
Jangan kirim barang berdasarkan screenshot. Kirim hanya setelah bot mengumumkan “Dana diterima dan ditahan”.
5. Penjual minta konfirmasi dulu
Jangan konfirmasi terima sebelum barang benar-benar Anda periksa. Konfirmasi melepas dana secara permanen.